Aku pernah mendengar dari seorang saman,
Saat aku telah ber"keturunan", maka kedatangannya akan mampu menghapus segala luka ku, digantikan dengan tawa kecilnya dan tangis yang membangunkanku dimalam buta.
Ahhh... Benarkah?
Ataukah hanya sebuah dongeng yang lain?
Aku sendiri masih terpekur melihat bayanganku...
Berharap tak pernah hancur,
Namun ternyata ini semua rencana Tuhan.
Tuhan mengajatkanku rasa sakit agar aku menjagamu anakku dari rasa sakit, dan menjaga ibundamu agar dia hidup selalu dalam tawa...
0 komentar:
Posting Komentar