ku ingin menjamah Tuhan dengan pikiranku
namun ku tak mampu menjamah
ku alami beribu siksa tak berkesudahan
kini semua siksa itu telah selesai,
namun sakitnya masih mampu kuingat.
Kucoba lupakan inginku
ku bertemu dengan seorang dewi,
sangat menawan, membiusku dalam tiap bait sairnya
dia berkata padaku ingin menjamah Tuhan, dan saat dia bercerita
seakan kulihat cermin yang memantulkan diriku saat silam lalu
ya, saat dmana siksaan itu menempaku
ku halangi kau dengan keinginanmu
namun kau berfikir aku pembela Tuhan
ku mengerti namun tak ingin kau merasakan hal yang sama
sepertinya kali ini kaupun akan sama sepertiku...
Sangat sama.
Jumat, 24 Desember 2010
Selasa, 07 Desember 2010
Sang hakim
manusia semakin mendewakan kebejatan,,,
entah mereka sadar atau tidak,,,
mereka hanya menertwakan kejahiliyahan mereka,,,
aku jengkal melihat hakim berjalan itu,,,
ah lucu sekali,,,
manusia-manusia yang menanti penghakiman,,,
kadang juru keadilan dunia menjadi sangat adil bagi mereka yang mampu mebayar...
menutup muata para juru keadilan dengan indahnya rupiah...
keindahan dari sang juru neraka,,,
membawa kebusukan tai-tai manusia seakan-akan parfum semerbak...
oh juru hakim dunia...
entah mereka sadar atau tidak,,,
mereka hanya menertwakan kejahiliyahan mereka,,,
aku jengkal melihat hakim berjalan itu,,,
ah lucu sekali,,,
manusia-manusia yang menanti penghakiman,,,
kadang juru keadilan dunia menjadi sangat adil bagi mereka yang mampu mebayar...
menutup muata para juru keadilan dengan indahnya rupiah...
keindahan dari sang juru neraka,,,
membawa kebusukan tai-tai manusia seakan-akan parfum semerbak...
oh juru hakim dunia...
Senin, 05 April 2010
aku... dan penghakimannya....
hahahahahaha....
luar biasa.... bravo...
sempurna,,,,
hahahahahaha...
ternyata aku adalah seorang yang sukses membodohinya....
semuanya bagi dia adalah semu...
tak nyata....
hanya sebuah kebongan lain yang aku buat.... katanya.
sempurna... bravo...
hahahahahaha....
nikmatnya dihakimi seperti ini...
terasa paling hina...
terasa percuma...
terasa tak berarti...
apanya yang dijadikan pelajaran???
cara membodohinya??? begitu????
hahahahahaha...
aku tak benar-benar nampak dimatanya....
begitu kumelakukan kesalahan maka....
wwuuzzzz....
artinya aku adalah makhluk hina yang tak pantas baginya!
bahkan menyebut nama Tuhan aku tak pantas...
LUAR BIASA.... BRAVO...
BRAVO...
hahahahahahaha...
untuk apa kau menangis???
sakit hati dikatakan membodohi???
sakit hati seakan-akan telah menghianatinya sehingga tak termaafkan???
buat apa???
dia peduli???
dia Tahu???
TIDAK!!!
kau hanya lelaki yang mengambil keuntungan darinya....
kau hanya lelaki sampah!
TAHU!
luar biasa.... bravo...
sempurna,,,,
hahahahahaha...
ternyata aku adalah seorang yang sukses membodohinya....
semuanya bagi dia adalah semu...
tak nyata....
hanya sebuah kebongan lain yang aku buat.... katanya.
sempurna... bravo...
hahahahahaha....
nikmatnya dihakimi seperti ini...
terasa paling hina...
terasa percuma...
terasa tak berarti...
apanya yang dijadikan pelajaran???
cara membodohinya??? begitu????
hahahahahaha...
aku tak benar-benar nampak dimatanya....
begitu kumelakukan kesalahan maka....
wwuuzzzz....
artinya aku adalah makhluk hina yang tak pantas baginya!
bahkan menyebut nama Tuhan aku tak pantas...
LUAR BIASA.... BRAVO...
BRAVO...
hahahahahahaha...
untuk apa kau menangis???
sakit hati dikatakan membodohi???
sakit hati seakan-akan telah menghianatinya sehingga tak termaafkan???
buat apa???
dia peduli???
dia Tahu???
TIDAK!!!
kau hanya lelaki yang mengambil keuntungan darinya....
kau hanya lelaki sampah!
TAHU!
Sabtu, 20 Maret 2010
hari yang menjenuhkan....
pagi...
lho? kok sepi?
kayak jadi tukang kaga kamar...
ah untung masih ada temen-temen...
lumayan buat ngeramein.... ^.^
lho... lho... kok udah pada mau pulang???
jyah sendirian deh, mana kmar sepi....
mendingan sms yayank ah...
" lagi ngapain sayang?"
"hufttt, aku ini lagi sibuk, bisa ngertiin g!"
"weh... ta.. iya maaf"
wuzzzz...(suara angin)
sepi...
hari ini.sangat menjengkelkan.....
lho? kok sepi?
kayak jadi tukang kaga kamar...
ah untung masih ada temen-temen...
lumayan buat ngeramein.... ^.^
lho... lho... kok udah pada mau pulang???
jyah sendirian deh, mana kmar sepi....
mendingan sms yayank ah...
" lagi ngapain sayang?"
"hufttt, aku ini lagi sibuk, bisa ngertiin g!"
"weh... ta.. iya maaf"
wuzzzz...(suara angin)
sepi...
hari ini.sangat menjengkelkan.....
Minggu, 14 Maret 2010
senandung sepi...
Ahhhh....
Hei, kmana semua orang???
Apa semuanya sedang terlelap???
Ku tengok semua orang tak ada dalam pembaringan mereka...
Lalu? Kemana semua orang???
Apa mereka pergi untuk bersenang-senang? Tanpa diriku???
Ahhh, mana mungkin, hari ini begitu terik,
matahari sedang tak bersahabat...
Hari ini begitu sepi...
Aku pun hanya tergeletak lesu di sudut ruang kotak kecil berukur 4x3 m persegi ini...
Rupanya matahari tak hanya menguapkan cairan tubuhku,
sepertinya sang mentari sukses membawa pergi semangatku menguap dalam panasnya mentari....
Ahhhh, membosankan...
Tak ada ya g bisa membuat sang mentari berhenti menggerogoti semangatku!!
Hei, aku rasa aku salah, ada sang mimpi, yah benar.
Sang mimpi mampu mengalahkan sang mentari!
Kalau begitu, hei mentari tunggu saja, aku akan mengalahkanmu dengan bantuan sang mimpi,,,
heh... Tetap saja ruangan kotak ini sungguh sepi.
Hei, kmana semua orang???
Apa semuanya sedang terlelap???
Ku tengok semua orang tak ada dalam pembaringan mereka...
Lalu? Kemana semua orang???
Apa mereka pergi untuk bersenang-senang? Tanpa diriku???
Ahhh, mana mungkin, hari ini begitu terik,
matahari sedang tak bersahabat...
Hari ini begitu sepi...
Aku pun hanya tergeletak lesu di sudut ruang kotak kecil berukur 4x3 m persegi ini...
Rupanya matahari tak hanya menguapkan cairan tubuhku,
sepertinya sang mentari sukses membawa pergi semangatku menguap dalam panasnya mentari....
Ahhhh, membosankan...
Tak ada ya g bisa membuat sang mentari berhenti menggerogoti semangatku!!
Hei, aku rasa aku salah, ada sang mimpi, yah benar.
Sang mimpi mampu mengalahkan sang mentari!
Kalau begitu, hei mentari tunggu saja, aku akan mengalahkanmu dengan bantuan sang mimpi,,,
heh... Tetap saja ruangan kotak ini sungguh sepi.
Sabtu, 13 Maret 2010
untaian kepedihan dari rintihan tak berdawai...

aku iri melihat gambar ini, lihat saja tawa kebahagian mereka, seakan semuanya tak ada lagi yang akan mampu membuat mereka bersedih....
yah, aku tahu hanya sebuah gambar dari ilustrasi sebuah hati yang penuh kebahagian sehingga mampu menggoreskan tinta yang hampa memiliki arti sebuah kebahagiaan...
aku bukannya tak mensyukuri dari tiap tetes kebahagian yang telah ke keruh...
tiap peluh yang diseka oleh ibu yang mengatas namakan kebahagian disebuah material rupiah,
tiap hentakan rasa lelah yang dirasa oleh ayah dalam tiap hembusan nafas untuk membahagiakan kami dengan mengatas namakan sebuah benda menggunakan charger ataupun benda bermotor yang berkaki dua ataupun berkaki empat...
tapi bukan itu ayah, bukan itu ibu...
pernahkan kalian merasa bahwa pelukan sayang kalian lebih berharga dari sebuah untaian rupiah yang dirajut seperti baju kebangsaan???
pernahkah kalian berfikir untaian kata sayang kalian lebih merdu dari dawai sebuah gitar permata yang dibuat oleh para bangsawan itu???
atau mungkin sebuah kata "selamat pagi anakku" lebih berharga dari kata "kamu mau mobil apa?" atau "kamu mau hape type apa?"

bukan sebuah kesenangan yang seperti itu...
aku ingin saat pagi menjelang, tawa renyah kelurga yang kudengar...
bukan suara benda pecah terbanting...
aku ingin pelukan hangat saat aku tiba dirumah...
bukan tamparan ayah pada ibu dengan kata-kata yang memanaskan telinga lebih panas dari didihan besi panas!
aku ingin dengan bangga aku bilang "aku ingin pulang,rindu ma keluarga", bukan tegur sapa teman sambil berkata "kamu kok g pulang?"...

aku disini sekarat dalam luka hati yang membusuk,,,
berdoa agar tak menjadi keparat-keparat jahanam seperti bajingan diluar sana....
aku lelah berlari dalam gelapnya tujuan hidup,,,
telingaku panas, badanku menggigil dan hatiku pedih!
tak mampukah kalian mendengar aku menjerit seperti gitar tak berdawai???
tak bisakah kalian lihat tawa-tawa dari topeng kepedihan ini???
sampai kapan aku berpura-pura tertawa dalam kepedihan???
sampai aku tergolek tak bernyawa seperti bangkai hewan hina?!

aku tak mau melarikan diri dengan membuat luka fisik seperti orang bodoh!
sudah cukup luka batin ini menggores sanubari yang membusuk!
aku akan bangkit dan membuat keluarga kecilku sendiri!
aku mau bahagia! sudah cukup aku terluka!
sudah lelah aku menggunakan topeng ini!
aku ingin benar-benar tertawa!
aku ingin benar-benar pulang kerumah kecilku yang penuh tawa kebahagian...
bukan hiruk-pikuk dari tawa-tawa para bajingan seperti kalian!
aku akan membuat tawa kebahagian ini menyembuhkan lukaku!!!
dengan orang-orang yang tidak bejat seperti kalian!
Rabu, 10 Maret 2010
senyumnya....

memandang wajahnya membuat ku lupa akan segala beban, yang kurasa hanyalah keinginan untuk membuatnya selalu menjaga senyumnya....
dengan segala kelebihannya dan kekurangannya, semuanya....
aku bukan orang yang terbaik di dunia...
tapi aku akan menjadi orang yang terbaik baginya....
sumpah yang pernah ku ucapkan di depan orang tuanya akan ku wujudkan..
ku buat dia selalu mengucapkan syukur atas semua kebahagiannya...
kan kujaga rona kebahagian itu sampai ajal memisahkan aku dengannya....
dan ketika raga ini telah hanya berupa belulang, maka kubahagiakan dia dengan semua kenangan yang akan dia ceritakan kepada anak-anak ku kelak yang akan menjadikan kisah kita sebagai dongeng indah sebelum tidur...

dengan tingkah manjanya.... seperti ini???
aku gak akan mampu bertahan satu detikpun tanpa memikikannya sama sekali, tidak mungkin bisa... aku jamin!!!
semua sifat manjanya, tawa manjanya, suaranya, semuanya.....
aku rela mengorbankan semuanya untuk tetap menjaga senyumnya tetap berkembang, rona wajah kebahagia itu tetap tertahan di pipi manisnya....
bahkan saat seperti ini pun, kau tetap menawan, walaupun dengan hidung yang pesek, kau tetap begitu sempurna.... Istriku, Alfiyatun Nuro....
karena itu kamu...

kamu...
Seorang wanita yang saat ku memilihmu, aku tak pernah mengenalmu
kamu...
Seorang wanita, bahkan saat ku memilihmu menjadi pendampingku aku tak tahu nama orang tuamu
kamu...
Seorang wanita yang dengan hebatnya membuat aku tersenyum saat ku mengingat sedikit saja tentangmu bahkan saat itupun aku tak pernah membayangkan akan hidup denganmu...
Tapi...
Karena itu kamu, aku bahagia
karena itu kamu, aku tertawa
karena itu kamu, maka biy, falah, sulton, zahra dan bilqist akan menjadi nyata....
Karena itu kamu, maka ku tak perlu alasan lain untuk bahagia...
Selasa, 09 Maret 2010
sekelumit tentang perjalanan malam
Saat ini mentari bersinar...
Emmmh... Hangat ya...
Tak terlihat jejak malam yg mengundang sepi...
Hey, kmana pergix sang malam?
Senja menggantikan tempatx?
Hmmm... Aq tau skarang...
Malam rupax enggan keluar, dy sedang menunggu senja pergi...
Tapi...
Bukannya setelah senja masih ada mentari?
Aduh, bagaimana ini?
Senja akan dgantikan oleh mentari, sedang malam menunggu hingga sang mentari tertidur...
Hey... Itu tidak masalah kurasa...
Malam lebih banyak tau tentang rahasia kecil manusia...
Hmmm kurasa cukup adil...
By, anak wayang
Emmmh... Hangat ya...
Tak terlihat jejak malam yg mengundang sepi...
Hey, kmana pergix sang malam?
Senja menggantikan tempatx?
Hmmm... Aq tau skarang...
Malam rupax enggan keluar, dy sedang menunggu senja pergi...
Tapi...
Bukannya setelah senja masih ada mentari?
Aduh, bagaimana ini?
Senja akan dgantikan oleh mentari, sedang malam menunggu hingga sang mentari tertidur...
Hey... Itu tidak masalah kurasa...
Malam lebih banyak tau tentang rahasia kecil manusia...
Hmmm kurasa cukup adil...
By, anak wayang
Langganan:
Komentar (Atom)