
memandang wajahnya membuat ku lupa akan segala beban, yang kurasa hanyalah keinginan untuk membuatnya selalu menjaga senyumnya....
dengan segala kelebihannya dan kekurangannya, semuanya....
aku bukan orang yang terbaik di dunia...
tapi aku akan menjadi orang yang terbaik baginya....
sumpah yang pernah ku ucapkan di depan orang tuanya akan ku wujudkan..
ku buat dia selalu mengucapkan syukur atas semua kebahagiannya...
kan kujaga rona kebahagian itu sampai ajal memisahkan aku dengannya....
dan ketika raga ini telah hanya berupa belulang, maka kubahagiakan dia dengan semua kenangan yang akan dia ceritakan kepada anak-anak ku kelak yang akan menjadikan kisah kita sebagai dongeng indah sebelum tidur...

dengan tingkah manjanya.... seperti ini???
aku gak akan mampu bertahan satu detikpun tanpa memikikannya sama sekali, tidak mungkin bisa... aku jamin!!!
semua sifat manjanya, tawa manjanya, suaranya, semuanya.....
aku rela mengorbankan semuanya untuk tetap menjaga senyumnya tetap berkembang, rona wajah kebahagia itu tetap tertahan di pipi manisnya....
bahkan saat seperti ini pun, kau tetap menawan, walaupun dengan hidung yang pesek, kau tetap begitu sempurna.... Istriku, Alfiyatun Nuro....
tak bisa berucap apa-apa...
BalasHapusi do love you,
aku wanita paling beruntung....
subhanallah.... keluarga yang sangat bahagia.. Barakallah...
BalasHapus